http://sindo.okezone.tv/play/18960/sampah-medis-dibuang-sembarangan
Blog ini menjelaskan segala hal yang berkaitan sanitasi dan limbah di fasilitas kesehatan dan industri (Rumah Sakit, Klinik, Puskesmas, Industri dll), a.l: 1. Pengolahan air bersih dan air pada kegunaan khusus 2. Pengolahan air limbah 3. Penanganan limbah/sampah padat medis dan non medis (pewadahan, pengangkutan, pemusnahan) serta incinerator 4. Infection Control 5. Training 6. Sistem perpipaan distribusi air bersih, perpipaan pembuangan air limbah, sirkulasi udara 7. Peraturan2 8. dll
Rabu, 21 Maret 2012
BERITA LIMBAH MEDIS
http://sindo.okezone.tv/play/18960/sampah-medis-dibuang-sembarangan
Senin, 13 Februari 2012
KEPKA BAPEDAL No. 03 Tahun 1995 - Persyaratan Teknis Pengolahan Limbah B3
http://neo.kemenperin.go.id/files/hukum/19%20Permen%20LHK%20th%202016%20No.%20P.63%20Baku%20Mutu%20Air%20Limbah%20Domestik.pdf
Peraturan ini menjelaskan Baku Mutu Limbah Cair dan Emisi Udara pada Incinerator terkait konsentrasi senyawa kimia yang diperbolehkan. Selain itu peraturan ini menjelaskan Persyaratan Teknis Pengolahan Limbah B3. Dalam hal ini limbah medis fasilitas kesehatan termasuk dalam limbah B3.
Minggu, 12 Februari 2012
PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN NOMOR: P.68/Menlhk-Setjen/2016 TENTANG - BAKU MUTU AIR LIMBAH DOMESTIK
Peraturan ini mengatur tentang batas maksimal limbah cair / air limbah yang diperbolehkan dibuang ke lingkungan dari suatu kegiatan rumah sakit. Peraturan ini diterapkan jika suatu daerah (kota/kabuapten/propinsi) belum memiliki/menerapkan Peraturan Daerah tentang hal tersebut.http://neo.kemenperin.go.id/files/hukum/19%20Permen%20LHK%20th%202016%20No.%20P.63%20Baku%20Mutu%20Air%20Limbah%20Domestik.pdf
IPAL Laboratorium
Kapasitas IPAL khusus untuk Laboratorium 2,5 m3/hari seharga Rp 70 juta (Harga belum termasuk ongkos kirim dan biaya pemasangan).
- Pre Treatment : Remove kandungan limbah kimia / kimia anorganik
- Next Treatment : Remove kandungan kimia organik (BOD, COD, TSS, Fosfat (PO4), & Ammonia (NH bebas))
Informasi lebih jauh dan pemesanan tentang Sistem IPAL ini dapat menghubungi ke:
Purwanto 0852 1016 4070, 021 9955 7503
Jumat, 10 Februari 2012
Produk-produk Bakteri Pengurai yang bermanfaat dalam menguraikan air limbah (pada IPAL) dan sampah organik:
1. Ammonia Removal Plus
Informasi lebih jauh tentang produk-produk bakteri pengurai, bisa menghubungi:
Purwanto 021 9955 7503, 0852 1016 4070
1. Ammonia Removal Plus
Petunjuk Pemakaian:
1. Kocok terlebih dahulu dan berikan AMONIA Removal Plus pada bak aerasi dengan kriteria sebagai berikut:
· Air Buangan Rumah Tangga: 1 Liter/hari untuk air buangan sebanyak 50-70 m³.
· Air Buangan Rumah Sakit: 1 Liter/hari untuk air buangan sebanyak 30-50 m³.
· Air Buangan Industri: 1 Liter/hari untuk air buangan sebanyak 10-30 m³.
2. Campurkan AMONIA Removal Plus 1 Lt dengan 10 Lt air dalam ember plastik.
3. Pemberian ke dalam IPAL dapat dengan cara kultur, titrasi atau tebar langsung.
2. B-DECO3
Petunjuk Pemakaian:
1. Kocok terlebih dahulu dan berikan B-DECO3 pada bak aerasi dengan kriteria sebagai berikut:
· Air Buangan Rumah Tangga: 1 Lt/hari untuk air buangan sebanyak 100-200 m³.
· Air Buangan Rumah Sakit: 1 Lt/hari untuk air buangan sebanyak 60-100 m³.
· Air Buangan Industri: 1 Lt/hari untuk air buangan sebanyak 30-60 m³.
2. Campurkan B-DECO3 1 Lt dengan 10 Lt air dalam ember plastik.
3. Pemberian ke dalam IPAL dapat dengan cara kultur, titrasi atau tebar langsung(disesuaikan dengan kondisi lingkungan).
3. Micro Plus
Petunjuk Pemakaian:
1. Kocok terlebih dahulu dan berikan MICRO PLUS pada bak aerasi dengan kriteria sebagai berikut:
· Air Buangan Rumah Tangga: 1 Liter/hari untuk air buangan sebanyak 50-70 m³.
· Air Buangan Rumah Sakit: 1 Liter/hari untuk air buangan sebanyak 30-50 m³.
· Air Buangan Industri: 1 Liter/hari untuk air buangan sebanyak 10-30 m³.
2. Campurkan MICRO PLUS 1 Lt dengan 10 Lt air dalam ember plastik.
3. Pemberian ke dalam IPAL dapat dengan cara kultur, titrasi atau tebar langsung.
4. Biodekstran
5. Biosulfa
Petunjuk Pemakaian:
Kocok terlebih dahulu dan berikan BIODEKSTRAN dengan kriteria sebagai berikut:
· Kotoran Manusia(Tinja) pada wc: Tuangkan 150 ml(15 x tutup botol) BIODEKSTRAN untuk ukuran septic tank 4 m³(ukuran rumah tangga) pada closet, kemudian siram dengan air hingga merata, lakukan 1 minggu 1x.
· Kotoran Hewan Ternak dan Sampah Organik: Campurkan 150 ml BIODEKSTRAN dengan 2 Lt air bersih aduk hingga rata, kemudian masukan pada botol hand spray lalu semprotkan pada sampah dan kotoran ternak hingga merata’ lakukan 1 minggu sekali.
· Wastafel Dapur dan Restoran: Camputkan 120 ml BIODEKSTRAN dengan 2 Lt air bersih aduk hingga merata, kemudian masukan pada wastafel cucian piring sebelum tutup (pada malam hari), lakukan 3 hari sekali agar tidak terjadi sumbatan oleh lemak.
Petunjuk Pemakaian:
1. Kocoklah terlebih dahulu dan berikan BIO SULFA pada bak aerasi dengan kriteria sebagi berikut:
· Air buangan Rumah Sakit: 1 Lt/hari untuk air buangan sebanyak 60-80 m³/hari.
· Air buangan Industri: 1 Lt/hari untuk air buangan sebanyak 50-60 m³/hari.
2. Campurkan 1 Lt BIO SULFA dengan 10 Lt air bersih dengan ember plastik akan lebih baik tambahkan oksigen dengan aerator selama 24 jam untuk mencapai kestabilan dan peningkatan jumlah bakteri.
3. Pemberian ke dalam IPAL dapat dilakukan dengan kultur, titrasi atau tebar langsung.
Informasi lebih jauh tentang produk-produk bakteri pengurai, bisa menghubungi:
Purwanto 021 9955 7503, 0852 1016 4070
Langganan:
Komentar (Atom)
































